Sejarah Singkat SMK Negeri 1 Susukan
Sejarah SMK N 1 Susukan

Oleh Ade Arifianto 18 Jan 2024, 10:04:27 WIB Umum
Sejarah Singkat SMK Negeri 1 Susukan

Keterangan Gambar : Gedung Utama tahun 2020


 

SMK Negeri 1 Susukan didirikan pada tanggal 19 Maret 2015 atas inisiasi Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo sebagai upaya untuk mewujudkan pemerataan pendidikan. Hal itu dilatarbelakangi oleh kurangnya jumlah sekolah menengah kejuruan negeri di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2015. Selain jumlah, pemerataan lokasi sekolah di Kabupaten Banjarnegara juga merupakan sebuah permasalahan pada waktu itu, sebab wilayah Banjarnegara bagian barat (Kecamatan Susukan dan sekitarnya) belum terdapat sekolah negeri kejuruan yang dapat mengakomodir kebutuhan pendidikan masyarakat Banjarnegara bagian barat.  Oleh karena itu pengembangan sekolah kejuruan di wilayah Banjarnegara bagian barat menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dalam perkembangan selanjutnya, sekolah ini didirikan di atas lahan seluas 5810 m2 dan terletak di Jalan Raya Susukan, Desa Brengkok, Kecamatan Susukan. Kab. Banjarnegara. Secara demografi letak SMK Negeri 1 susukan strategis karena berada di jalan raya provinsi yang menghubungkan 3 kabupaten, yaitu Banjarnegara, Purbalingga dan Banyumas. Perlu diketahui pada awal berdirinya SMK Negeri 1 Susukan belum bertempat di lokasi saat ini, melainkan masih bergabung dengan SMP Negeri 1 susukan. Hal itu dikarenakan sekolah belum memiliki lokasi bangunan sehingga harus menginduk ke sekolah lain.

Diawal pendiriannya SMK Negeri 1 Susukan memiliki 4 Jurusan yaitu, Teknik Ototronik (TO), Desain Produk Kriya dan Tekstil (DPKT), Desain Interior dan Taknik Furnitur (DITF) serta Asisten Keperwatan. Namun, pada tahun pertama, sekolah ini baru bisa mengaktifkan 1 jurusan, yaitu jurusan Teknik Ototronik sejumlah 1 rombongan belajar atau 1 kelas. Ditahun ke dua, karena berbagai pertimbangan termasuk untuk menambah peminat yang mendaftar, SMK Negeri 1 Susukan memutuskan untuk menambah jurusan, menjadi 5 jurusan yaitu TO, DPKT, DITF,Asisten Keperawatan dan TKJ. Akan tetapi karena beberapa sebab akhirnya sekolah memutuskan untuk menonaktifkan jurusan Asisten keperawatan, sebab sumberdaya pengajar dan infrastruktur pendukungnya kurang. Sehingga jurusan yang aktif di SMK negeri 1 Susukan hanya 4 jurusan saja.

Lokasi sekolah yang bertempat di SMP Negeri 1 Susukan hanya berlangsung sampai dengan tahun 2019. Sebab pada tahun 2019, SMK Negeri 1 Susukan mendapat pinjaman gedung bekas SD Negeri 3 Brengkok yang sudah tidak digunakan. Pada tahun yang sama, SMK Negeri 1 Susukan juga mulai melakukan pembangunan gedung sekolah sendiri yang berlokasi di Jalan Raya Susukan. Pembangunan gedung tersebut dimulai dari pembangunan gedung RPS (Ruang Praktik Siswa) milik jurusan DPKT/KKBT. Setelah itu sekolah mendapat tambahan Gedung dari pemerintah, seperti 3 ruang kelas, 9 toilet, dan 1 gedung perpustakaan. Guna mendukung kelancaran pembelajaran pada jurusan TO, sekolah juga berhasil mengadakan secara swadaya RPS TO dengan konsep sederhana.  Selain itu juga sekolah mendapat bantuan alat praktik seperti milik jurusan DITF dari pemerintah pusat pada tahun 2021. Pada tahun 2022 SMK Negeri 1 Susukan juga berhasil mendapat bantuan 1 gedung baru.

Dalam perkembangan sejarah kepemimpinan, SMK Negeri 1 susukan sudah mengalami pergantian Kepala Sekolah sebanyak empat kali sejak awal didirikan. Pada tahun pertama didirikan, SMK Negeri 1 Susukan dipimpin oleh Plt Kepala Sekolah dari SMK Negeri 1 Bawang yaitu Bapak Drs. Purwanto. Selanjutnya pada 13 April 2016 Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Susukan dijabat oleh bapak Sarjono, S. Pd yang diangkat oleh Bupati Banjarnegara. Kemudian pada 2 September 2019 Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Susukan dijabat oleh Bapak Agus Santosa, S. Pd yang berasal dari SMK Negeri 3 Kota Magelang sampai bulan Juli 2023. Sejak 18 Juli 2023 sampai sekarang Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Susukan di  pimpin oleh Ibu Sri Eko Mulyaningsih S. Pd yang berasal dari SMK Negeri 1 Wanareja Cilacap.

Untuk mendukung kelancaran dalam proses pembelajaran, pada awalnya tenaga pendidik di SMK Negeri 1 Susukan dibantu oleh guru-guru SMP N 1 Susukan. Sementara untuk mata pelajaran kejuruan Ototronik di ampu oleh guru SMK Negeri 1 Punggelan yaitu Bapak Nur Fitrijono, S. Pd. Selanjutnya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Negeri 1 Susukan, sekolah mengadakan rekruitmen tenaga pendidik dan kependidikan secara mandiri di awal sekolah berdiri. Hal tersebut dilakukan demi mencukupi kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah serirng bertambahnya siswa. Pada tahun 2022 setelah pemerintah mengadakan rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), SMK Negeri 1 Susukan kedatangan 17 orang guru PPPK. Selanjutnya tahun 2023 bertambah lagi kedatangan 3 guru PPPK. Sehingga sampai dengan saat ini Jumlah Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SMK N 1 Susukan berjumlah 40 orang dengan rincian 2 orang PNS, 21 orang PPPK, 17 orang honorer.

Dapat disimpulkan bahwa selama 8 tahun berdiri, SMK Negeri 1 Susukan telah mengalami berbagai dinamika dan perkembangan. Meskipun begitu SMK Negeri 1 susukan tentunya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus di selesaikan. Hal itu bertujuan agar SMK Negeri 1 Susukan yang merupakan lembaga yang bergerak dalam pelayanan publik bidang pendidikan dapat memberikan pelayanan yang optimal untuk mencerdaskan generasi bangsa. 

 

 


Baca Lainnya :




Video Terkait:

Tulis Komentar

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all komentar

Tulis komentar